Padakesempatan kali ini akan menjelaskan hukum tajwid surat At Thariq dari ayat 1-5. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالسَّمَاۤءِ وَالطَّارِقِ (١) وَالسَّ Ini namanya alif lam syamsiyah, tandanya ada huruf alif lam dan tanda tasydid.
SurahAt Tariq artinya adalah "Yang Datang di Malam Hari" yaitu diambil dari kata Ath Thaariq yang berada dipermulaan ayat. Surat At Tariq berjumlah 17 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Baca Juga: Surat Al A'la Ayat 1-19 Arab, Latin dan Arti Terjemahan; Surah ke: 86: Nama Surat: At Thariq: Arti: Yang Datang di Malam Hari: Jumlah
J Surat At-Tariq - Surah At-Tariq adalah surat Al-Quran yang ke 86 berjumlah 17 ayat, termasuk kedalam surat dan diturunkan di kota Mekkah, At-Tariq artinya adalah "Yang Datang Di Malam Hari". Berikut adalah Surat Arab,Latin, Terjemahan,Tafsir, Mp3 beserta Tajwid Warna-Warninya وَ ٱ ل سَّم َا ٓءِ وَ ٱ ل طَّارِ ق ِ 1 Was-samā`i waṭ-ṭāriq
Berikutini adalah surat At Thariq dan artinya yang disajikan beserta latinnya yang dapat Anda kaji dengan lebih mudah: وَالسَّمَاۤءِ وَالطَّارِقِۙ. 1. was-samā`i waṭ-ṭāriq. Demi langit dan yang datang pada malam hari. وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الطَّارِقُۙ.
Caramembacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf fa. 20. Mad asli atau mad thabi'i karena huruf mim berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 21.
Padaartikel ini akan dibagikan Hukum Tajwid Surat Ath Thariq ayat 6-10 Lengkap dengan Penjelasannya. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ خُلِقَ مِنْ مَّاۤءٍ دَافِقٍ (٦) خُلِقَ Pada kata diatas tidak terdapat hukum tajwidnya. مِنْ مَّ Ini adalah Idghom Bighunnah atau Idghom dengan dengung. Terjadi karena ada huruf Nun mati menghadapi huruf Mim.
z3IX0j. 86. QS. At-Tariq Yang Datang Di Malam Hari 17 ayat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالسَّمَآءِ وَالطَّارِقِۙ Wassamaaa'i wattaariq 1. Demi langit dan yang datang pada malam hari. وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا الطَّارِقُۙ Wa maaa adraaka mattaariq 2. Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu? النَّجۡمُ الثَّاقِبُۙ Annajmus saaqib 3. yaitu bintang yang bersinar tajam, اِنۡ كُلُّ نَفۡسٍ لَّمَّا عَلَيۡهَا حَافِظٌؕ In kullu nafsil lammaa 'alaihaa haafiz 4. setiap orang pasti ada penjaganya. فَلۡيَنۡظُرِ الۡاِنۡسَانُ مِمَّ خُلِقَؕ Fal yanzuril insaanu mimma khuliq 5. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan. خُلِقَ مِنۡ مَّآءٍ دَافِقٍۙ Khuliqa mim maaa'in daafiq 6. Dia diciptakan dari air mani yang terpancar, يَّخۡرُجُ مِنۡۢ بَيۡنِ الصُّلۡبِ وَالتَّرَآٮِٕبِؕ Yakhruju mim bainissulbi wat taraaa'ib 7. yang keluar dari antara tulang punggung sulbi dan tulang dada. اِنَّهٗ عَلٰى رَجۡعِهٖ لَقَادِرٌؕ Innahuu 'alaa raj'ihii laqoodir 8. Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya hidup setelah mati. يَوۡمَ تُبۡلَى السَّرَآٮِٕرُۙ Yawma tublas saraaa'ir 9. Pada hari ditampakkan segala rahasia, فَمَا لَهٗ مِنۡ قُوَّةٍ وَّلَا نَاصِرٍؕ Famaa lahuu min quwwatinw wa laa naasir 10. maka manusia tidak lagi mempunyai suatu kekuatan dan tidak pula ada penolong. وَالسَّمَآءِ ذَاتِ الرَّجۡعِۙ Wassamaaa'i zaatir raj' 11. Demi langit yang mengandung hujan, وَالۡاَرۡضِ ذَاتِ الصَّدۡعِۙ Wal ardi zaatis sad' 12. dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan, اِنَّهٗ لَقَوۡلٌ فَصۡلٌۙ Innahuu laqawlun fasl 13. sungguh, Al-Qur'an itu benar-benar firman pemisah antara yang hak dan yang batil, وَّمَا هُوَ بِالۡهَزۡلِؕ Wa maa huwa bil hazl 14. dan Al-Qur'an itu bukanlah sendagurauan. اِنَّهُمۡ يَكِيۡدُوۡنَ كَيۡدًا Innahum yakiiduuna kaidaa 15. Sungguh, mereka orang kafir merencanakan tipu daya yang jahat. وَّاَكِيۡدُ كَيۡدًا Wa akiidu kaidaa 16. Dan Aku pun membuat rencana tipu daya yang jitu. فَمَهِّلِ الۡكٰفِرِيۡنَ اَمۡهِلۡهُمۡ رُوَيۡدًا Famahhilil kaafiriina amhilhum ruwaidaa 17. Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir itu. Berilah mereka itu kesempatan untuk sementara waktu.
Ilustrasi memahami tafsir surat At Thariq. Foto dok. Surat At Thariq dan Pembahasan Utama yang Terkandung di DalamnyaIlustrasi memahami tafsir surat At Thariq secara keseluruhan. Foto dok. وَالطَّارِقِۙ1. was-samā`i waṭ-ṭāriqDemi langit dan yang datang pada malam اَدْرٰىكَ مَا الطَّارِقُۙ2. wa mā adrāka maṭ-ṭāriqDan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?النَّجْمُ الثَّاقِبُۙ3. an-najmuṡ-ṡāqibyaitu bintang yang bersinar tajam,اِنْ كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌۗ4. ing kullu nafsil lammā 'alaihā ḥāfiẓsetiap orang pasti ada الْاِنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ5. falyanẓuril-insānu mimma khuliqMaka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia مِنْ مَّاۤءٍ دَافِقٍۙ6. khuliqa mim mā`in dāfiqDia diciptakan dari air mani yang terpancar,يَّخْرُجُ مِنْۢ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَاۤىِٕبِۗ7. yakhruju mim bainiṣ-ṣulbi wat-tarā`ibyang keluar dari antara tulang punggung sulbi dan tulang عَلٰى رَجْعِهٖ لَقَادِرٌۗ8. innahụ 'alā raj'ihī laqādirSungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya hidup setelah mati.يَوْمَ تُبْلَى السَّرَاۤىِٕرُۙ9. yauma tublas-sarā`irPada hari ditampakkan segala rahasia,فَمَا لَهٗ مِنْ قُوَّةٍ وَّلَا نَاصِرٍۗ10. fa mā lahụ ming quwwatiw wa lā nāṣirmaka manusia tidak lagi mempunyai suatu kekuatan dan tidak pula ada memahami tafsir surat At Thariq untuk meningkatkan keimanan. Foto dok. ذَاتِ الرَّجْعِۙ11. was-samā`i żātir-raj'Demi langit yang mengandung hujan,وَالْاَرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِۙ12. wal-arḍi żātiṣ-ṣad'dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,اِنَّهٗ لَقَوْلٌ فَصْلٌۙ13. innahụ laqaulun faṣlsungguh, Al-Qur'an itu benar-benar firman pemisah antara yang hak dan yang batil,وَّمَا هُوَ بِالْهَزْلِۗ14. wa mā huwa bil-hazldan Al-Qur'an itu bukanlah senda يَكِيْدُوْنَ كَيْدًاۙ15. innahum yakīdụna kaidāSungguh, mereka orang kafir merencanakan tipu daya yang كَيْدًاۖ16. wa akīdu kaidāDan Aku pun membuat rencana tipu daya yang الْكٰفِرِيْنَ اَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا17. fa mahhilil-kāfirīna am-hil-hum ruwaidāKarena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir itu. Berilah mereka itu kesempatan untuk sementara waktu.
Assalamualaikum Warohmatulohi Wabarokaatuh Alhamdulillah bertemu kembali dengan masrozakdotcom privat pembahasan tajwid. Siapa ini tajwid nan di bahas adalah tajwid surat At Tariq. Silahkan simak juga pembahasan sebelumnya tajwid kopi az zumar ayat 53 moga penuh manfaat. Baiklah supaya tidak plus strata lebar seperti biasa silahkan perhatikan ayat berikut ini. Surat At Tariq Berikut terjemahnnya 1. Demi langit dan yang nomplok lega malam hari 2. Dan tahukah beliau apa yang datang puas malam hari? 3. Yakni medalion nan bersinar tajam 4. setiap orang pasti ada penjaganya. 5. Maka hendaklah anak adam mencaci dari apa anda diciptakan. 6. Dia diciptakan dari air semen yang terpancar, 7. nan keluar berasal antara tulang punggung sulbi dan lemak tulang dada. 8. Sungguh, Alloh bermartabat – benar kuasa untuk mengembalikannya hidup pasca- hening 9. Pada musim ditampakan apa sendi, 10. maka khalayak tidak pula n kepunyaan suatu kelebihan dan tida pula terserah penolong. 11. Demi langit yang mengandung hujan 12. dan bumi nan mempunyai bertunas – tumbuhan, 13. sungguh, Al Qur’an itu etis – bersusila firman pemisah antara nan hak dan yang batil, 14. dan Al qur’an itu bukanlah senda gurau. 15. Sungguh, mereka orang kafir merencanakan tipu anak kunci nan jahat, 16. dan Akupun takhlik susuk tipu daya yang jitu. 17. Karena itu berilah penangguhan kepada orang – makhluk ateis. Berilah mereka kesempatan bagi tentatif waktu. Demikianlah ayat dan terjemahaanya. Tajwid Surat At Tariq Berikut adalah pembahasan tajwidnya. Silahkan perhatikan ayat berikut ini yang sudah diberikan label khusus supaya mempermudah pembahasannya. 1. Ayat yang diberikan tera garis dandan ahmar cukup umur tajwidnya adalah alif am syamsiah / idhar syamsiah 2. Ayat yang diberikan segel garis warna lazuardi tajwidnya adalah mad wajib mutasil 3. Ayat nan diberikan merek garis warna ungu tajwidnya adalah mad thobi’i 4. Ayat yang diberikan tanda garis warna biru tua tajwidnya yaitu qalqalah kubra pendirian membacanya bermanfaat mengetem 5. Ayat yang diberikan tanda galengan dandan baru tajwidnya yakni mad jaiz mungfasil 6. Ayat yang diberikan etiket landasan rona biru bertongkat sendok tajwidnya adalah qalqalah sugra 7. Ayat yang diberikan tanda garis corak bau kencur tajwidnya merupakan ikhfa hakiki 8. Ayat yang diberikan cap garis warna sirah tajwidnya yaitu idgham bilagunah 9. Ayat yang diberikan tanda landasan warna merah cukup umur tajwidnya adalah gunnah musyadaddah / wajibul gunnah 10. Ayat yang diberikan merek ingkaran rona merah tajwidnya yaitu idgham bigunah 11. Ayat yang diberikan tanda garis warna kuning tajwidnya adalah iklab 12. Ayat yang diberikan label garis dandan merah jingga tajwidnya adalah alif lam qamariah / idhar qamariah 13. Ayat yang diberikan tanda garis rona hitam tajwidnya yaitu idhar safawi 14. Ayat nan diberikan tanda garis warna cokat tajwidnya yakni mad iwad Demikian pembahasan tajwid dokumen At Tariq, semoga berfaedah. Silahkan simak pun pembahasan lainnya tajwid surat Al Fajr. Wassaamualaikum warohmatullohi wabarokaatuh.
Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Di pagi yang cerah ini kami akan membahas analisis hukum tajwid Surat Ath-Thariq Ayat 1-9 lengkap dengan penjelasannya. Hidup ini akan semakin indah bila diisi dengan amalan kebaikan. Salah satu amal shalih itu yakni membaca Al-Quran. Membaca Al-Quran akan benar dan baik bila mengetahui hukum-hukum tajwidnya. Untuk mengetahui lebih jauh hukum tajwid yang ada pada surat Ath-Thariq ini, marilah kita simak saja yang berikut ini Penjelasan lengkap dari nomor-nomor di atas yaitu 1. Ada dua hukum di sini, pertama alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah sin. Dibaca idgham masuk ke huruf sin . Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf sin berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 2. Mad wajib muttashil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Dibaca panjang 4 atau 5 harakat. 3. Ada dua hukum di sini, pertama alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah tha. Dibaca idgham masuk ke huruf tha . Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf tha berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 4. Qalqalah kubra karena huruf qalqalah qaf diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. 5. Mad jaiz munfasil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah di lain kata. Dibaca panjang 2, 4 atau 5 harakat. 6. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah dal berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan. 7. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ra berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 8. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah tha. Dibaca idgham masuk ke huruf tha . 9. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf tha berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. Baca juga Doa Shalat Istikharah Lengkap Arab Latin dan Artinya. 10. Qalqalah kubra karena huruf qalqalah qaf diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. 11. Ada dua hukum di sini, pertama alif lam syamsiyah alasannya huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah nun. Dibaca idgham masuk ke huruf nun . Kedua, ghunnah sebab nun bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. 12. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah jim berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan. 13. Ada dua hukum di sini, pertama alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah tsa. Dibaca idgham masuk ke huruf tsa . Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf tsa berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 14. Qalqalah kubra karena huruf qalqalah ba diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. 15. Ikhfa karena huruf nun sukun bertemu huruf kaf. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Cara pengucapan seperti bunyi "ng". 16. Idgham bilaghunnah karena huruf sin berharakat kasrah tanwin bertemu huruf lam tasydid. Dibaca lebur tanpa dengung. Bunyi tanwin hilang. 17. Ada dua hukum di sini, pertama ghunnah sebab mim bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf mim berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. Baca pula hukum tajwid Surat Al-Hujurat ayat 12 Lengkap. 18. Mad lin karena huruf wau sukun didahului oleh huruf lam berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat. 19. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ha berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 20. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ha' berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 21. Ikhfa karena huruf nun sukun bertemu huruf zha. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf zha. 22. Alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu huruf hamzah. Dibaca secara jelas. 23. Ikhfa karena huruf nun sukun bertemu huruf sin. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf sin. 24. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf sin berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 25. Ghunnah sebab mim bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. 26. Qalqalah kubra karena huruf qalqalah qaf diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. Baca juga Doa Melepas Pakaian Lengkap Arab Latin dan Artinya. 27. Idgham bighunnah karena huruf nun sukun bertemu huruf mim bertasydid. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat. 28. Mad wajib muttashil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Dibaca panjang 4 atau 5 harakat. 29. Ikhfa karena huruf hamzah berharakat kasrah tanwin bertemu huruf dal. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. 30. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf dal berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 31. Qalqalah kubra karena huruf qalqalah qaf diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. 32. Iqlab karena huruf nun sukun bertemu huruf ba. Cara membacanya dengan tanwin berubah menjadi mim dan berdengung serta ditahan selama 3 harakat. 33. Mad lin karena huruf ya' sukun didahului oleh huruf ba berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat. 34. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah shad. Dibaca idgham masuk ke huruf shad . Baca juga Doa Duduk Diantara Dua Sujud Lengkap Arab Latin dan Artinya. 35. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah ta. Dibaca idgham masuk ke huruf ta . 36. Mad wajib muttashil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Dibaca panjang 4 atau 5 harakat. 37. Qalqalah kubra karena huruf qalqalah ba diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. 38. Ghunnah sebab nun bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. 39. Mad shilah qashirah sebab huruf ha kata ganti bertemu dengan huruf selain hamzah. Cara membacanya panjang 2 harakat. 40. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 41. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah jim berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan. 42. Mad shilah qashirah sebab huruf ha kata ganti bertemu dengan huruf selain hamzah. Cara membacanya panjang 2 harakat. Baca juga Arti Barakallah Fii Umrik dan Jawabannya. 43. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf qaf berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat. 44. Mad lin karena huruf wau sukun didahului oleh huruf ya berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat. 45. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah ba berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan. 46. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah sin. Dibaca idgham masuk ke huruf sin . 47. Mad wajib muttashil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Dibaca panjang 4 atau 5 harakat. Akhirnya, selesailah kita membahas analisis tajwidnya. Masih banyak ayat-ayat di dalam Al-Quran. Semoga kajian mengenai hukum tajwid kali ini memberikan manfaat bagi pembaca yang budiman. Dalam kehidupan ini, alangkah baiknya bila kita membiasakan membaca Al-Quran tiap hari. Kebiasaan positif ini pun, insya Allah akan ditiru oleh orang yang berada di sekitar kita. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Tahsin Online membagikan uraian hukum tajwid Al Quran yang dimulai dari Juz 30. Metode yang dibagikan adalah Tajwid Al Quran per kata. Pada artikel ini akan dibagikan Hukum Tajwid Surat Ath Thariq ayat 6-10 Lengkap dengan Penjelasannya. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ خُلِقَ مِنْ مَّاۤءٍ دَافِقٍ ٦ خُلِقَ Pada kata diatas tidak terdapat hukum tajwidnya. مِنْ مَّ Ini adalah Idghom Bighunnah atau Idghom dengan dengung. Terjadi karena ada huruf Nun mati menghadapi huruf Mim. Ketika dibaca harus didengungkan kira-kira 2-3 harakat. مَّاۤءٍ Ini adalah Mad Wajib Muttashil, karena ada Mad Ashli menghadapi huruf Hamzah yang berada dalam 1 kata. Panjangnya adalah 5 harakat. ءٍ دَ Ini adalah Ikhfa’ karena ada huruf Nun menghadapi huruf Dal. دَا Ini adalah Mad Thobi’i, karena ada huruf Alif di fathah. فِقٍ Ini adalah Qolqolah Kubro bila waqof atau berhenti, karena ada huruf Qolqolah yaitu Qof yang sukun karena diwaqofkan. Ketika dibaca bunyi pantulannya lebih kuat atau besar dibandingkan dengan Qolqolah Sughro. Bila membacanya di washal atau disambung ke ayat berikutnya tidak terjadi hukum Qolqolah. يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَاۤئِبِ ٧ يَخْرُجُ Pada kata di atas tidak ada hukum tajwidnya. مِنْ بَ Ini dinamakan Iqlab, karena ada Nun mati menghadapi huruf Ba’, ketika dibaca huruf Nun nya berganti menjadi Mim dalam pengucapan bukan dalam tulisan dan membacanya dengan didengungkan. بَيْنِ Ini dinamakan Huruf Lin atau Haraf Lin, karena ada huruf Ya yang di sukun oleh huruf sebelumnya yang berharakat fathah. نِ الصُّلْبِ Ini namanya Alif Lam Syamsiyah, tandanya ada huruf alif lam dan tanda tasydid. Ketika dibaca huruf alif lam nya tidak tampak, tetapi dimasukkan ke dalam huruf yang ada di depannya yaitu huruf Shad. وَالتَّ Ini juga namanya Alif Lam Syamsiyah, tandanya ada huruf alif lam dan tanda tasydid. Ketika dibaca huruf alif lam nya tidak tampak, tetapi dimasukkan ke dalam huruf yang ada di depannya yaitu huruf Ta. تَرَاۤءِ Ini adalah Mad Wajib Muttashil, karena ada Mad Ashli menghadapi huruf Hamzah yang berada dalam 1 kata. Panjangnya adalah 5 harakat. ئِبِ Ini adalah Qolqolah Kubro bila waqof atau berhenti, karena ada huruf Qolqolah yaitu Qof yang sukun karena diwaqofkan. Ketika dibaca bunyi pantulannya lebih kuat atau besar dibandingkan dengan Qolqolah Sughro. Bila membacanya di washal atau disambung ke ayat berikutnya tidak terjadi hukum Qolqolah. Pada hukum bacaan atau tajwid Surah Ath Thaariq ini banyak hukum Qolqolah. إِنَّهٗ عَلٰى رَجْعِهٖ لَقَادِرٌ ٨ إِنَّهٗ Pada kata di atas terdapat 2 hukum, yaitu Ghunnah dan Mad Shilah Qoshiroh. Ghunnah karena ada huruf Nun di tasydid, Mad Shilah Qoshiroh karena ada huruf Ha dlomir berharakat dlommah terbalik, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. عَلٰى Ini adalah Mad Ashli, karena ada fathah berdiri, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. رَجْعِهٖ Pada kata di atas terdapat 2 hukum, yaitu Qolqolah Sughro dan Mad Shilah Qoshiroh. Qolqolah Sughro karena ada huruf Qolqolah yang sukun asli, Mad Shilah Qoshiroh karena ada Ha dlomir ber harakat kasroh berdiri, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. لَقَادِرٌ Pada kata di atas terdapat 1 hukum saja yaitu Mad Thobi’i, karena ada huruf Alif di fathah. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. يَوْمَ تُبْلَى السَّرَاۤئِرُ ٩ يَوْمَ Ini adalah Huruf Lin atau Haraf Lin, karena ada huruf Ya yang di sukun oleh huruf yang berharakat fathah. تُبْلَى Ini dinamakan Qolqolah Sughro, karena ada huruf Qolqolah nya yaitu huruf Ba’ yang sukun nya asli. Silahkan baca artikel Hukum Qolqolah untuk penjelasan lebih lengkapnya. لَى السَّ Ini namanya Alif Lam Syamsiyah, tandanya ada huruf alif lam dan tanda tasydid. Ketika dibaca huruf alif lam nya tidak tampak, tetapi dimasukkan ke dalam huruf yang ada di depannya yaitu huruf Sin. سَرَاۤئِرُ Ini adalah Mad Wajib Muttashil, karena ada Mad Ashli menghadapi huruf Hamzah yang berada dalam 1 kata. Panjangnya adalah 5 harakat atau 2 alif setengah. فَمَا لَهٗ مِنْ قُوَّةٍ وَّلَا نَاصِرٍ ١٠ فَمَا Ini dinamakan Mad Thobi’i karena ada huruf Alif di fathah. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. لَهٗ Ini adalah Mad Shilah Qoshiroh, karena ada Ha dlomir berharakat dlommah terbalik. Panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. مِنْ قُ Ini adalah Ikhfa’ atau samar, karena ada Nun mati menghadapi huruf Qof. قُوَّةٍ وَّ Ini dinamakan Idghom Bighunnah, karena ada tanwin menghadapi huruf Wawu. وَلَا نَاصِرٍ Disini terdapat 1 hukum saja, yaitu Mad Thobi’i karena ada huruf Alif di fathah, panjangnya adalah 1 Alif atau 2 harakat. Demikianlah uraian Tahsin Online mengenai Hukum Tajwid Al Quran Surat Ath Thariq ayat 6-10 Lengkap dengan Penjelasannya. Semoga bermanfaat. Your browser does not support the audio element.
surat at thariq beserta tajwidnya